ChatGPT Image Jul 30, 2026, 03_14_39 PM

Thread Lift pada Pasien dengan Kulit Tipis: Tantangan dan Solusinya

Setiap pasien memiliki karakteristik kulit yang berbeda. Dalam prosedur thread lift, perbedaan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan treatment. Pasien dengan kulit tipis membutuhkan pendekatan yang lebih cermat karena lapisan jaringan lunak yang lebih sedikit membuat pemasangan benang thread lift memerlukan akurasi yang lebih tinggi.

Apabila diagnosis dan pemilihan benang kurang tepat, risiko seperti benang terlihat dari permukaan kulit (thread visibility), benang teraba (thread palpability), atau hasil lifting yang kurang natural dapat meningkat. Oleh karena itu, keberhasilan thread lift tidak hanya ditentukan oleh kualitas benang, tetapi juga oleh perencanaan treatment yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.

Mengapa Kulit Tipis Membutuhkan Pendekatan yang Berbeda?

Pada pasien dengan kulit tipis, ruang jaringan untuk menopang benang wajah relatif lebih terbatas dibandingkan pasien dengan kulit normal atau tebal. Hal ini membuat dokter perlu lebih memperhatikan beberapa aspek sebelum melakukan tindakan.

Beberapa tantangan yang sering dijumpai meliputi:

  • Risiko benang terlihat dari permukaan kulit.
  • Benang lebih mudah teraba setelah tindakan.
  • Potensi skin dimpling atau kontur wajah yang kurang rata.
  • Hasil lifting tampak kurang natural apabila penempatan benang terlalu superfisial.

Karena itu, diagnosis yang tepat menjadi langkah awal yang tidak dapat diabaikan.

Diagnosis Menentukan Strategi Treatment

Sebelum memilih benang tanam, dokter perlu mengevaluasi beberapa faktor, seperti:

  • Ketebalan kulit.
  • Tingkat skin laxity.
  • Kualitas jaringan penyangga.
  • Area yang akan di treatment.
  • Tujuan tindakan, apakah untuk lifting, support, atau stimulasi kolagen.

Evaluasi tersebut membantu menentukan jenis benang thread lift dan teknik yang paling sesuai untuk setiap pasien.

Pemilihan Benang Thread Lift yang Tepat

Tidak semua benang thread lift dirancang untuk karakteristik kulit yang sama. Selain mempertimbangkan material, dokter juga perlu memperhatikan diameter benang, desain cog thread, serta tujuan tindakan.

Sebagai contoh, Double Fix Pyramid menghadirkan beberapa pilihan benang untuk kebutuhan klinis yang berbeda. Double Fix Pro Fine PDO memiliki diameter benang yang lebih kecil sehingga lebih sesuai untuk pasien dengan kulit yang lebih tipis atau jaringan yang lebih halus. Sementara itu, Double Fix Pro PDO dirancang untuk memberikan dukungan yang optimal pada pasien dengan ketebalan kulit normal hingga lebih tebal.

Dengan variasi tersebut, dokter dapat memilih benang PDO yang lebih sesuai berdasarkan karakteristik kulit pasien, bukan menggunakan satu jenis benang untuk semua kasus.

Teknik Pemasangan Sama Pentingnya dengan Jenis Benang

Selain pemilihan benang, teknik pemasangan juga memegang peranan penting dalam keberhasilan thread lift.

Penempatan benang pada lapisan yang tepat membantu:

  • Mengurangi risiko thread visibility.
  • Meminimalkan thread palpability.
  • Mengurangi kemungkinan skin dimpling.
  • Menghasilkan efek lifting yang lebih natural.

Perencanaan lifting vector yang baik juga membantu mendistribusikan gaya tarik secara lebih merata sehingga hasil akhir menjadi lebih harmonis.

Keberhasilan Thread Lift Bukan Ditentukan oleh Jumlah Benang

Masih banyak anggapan bahwa semakin banyak benang wajah yang dipasang, maka hasil lifting akan semakin baik. Padahal, hasil treatment lebih dipengaruhi oleh kombinasi antara diagnosis yang akurat, pemilihan benang thread lift yang sesuai, teknik pemasangan, dan pengalaman operator.

Pendekatan yang tepat akan memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan sekadar menambah jumlah benang.

Kesimpulan

Melakukan thread lift pada pasien dengan kulit tipis memerlukan evaluasi yang lebih menyeluruh dibandingkan pasien dengan kulit normal atau tebal. Diagnosis yang tepat, pemilihan benang thread lift, serta teknik pemasangan yang sesuai akan membantu menghasilkan efek lifting yang lebih aman, natural, dan stabil.

Dengan tersedianya berbagai pilihan benang PDO, termasuk varian Double Fix Pro Fine PDO untuk kulit yang lebih tipis dan Double Fix Pro PDO untuk kulit normal hingga tebal, dokter memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan treatment berdasarkan karakteristik setiap pasien. Pendekatan yang personal inilah yang menjadi salah satu kunci keberhasilan prosedur thread lift.

FAQ

Apakah pasien dengan kulit tipis dapat menjalani thread lift?

Ya. Pasien dengan kulit tipis tetap dapat menjalani thread lift selama dilakukan evaluasi menyeluruh dan pemilihan jenis benang yang sesuai.

Mengapa pemilihan benang penting pada kulit tipis?

Karena kulit tipis memiliki jaringan penyangga yang lebih sedikit, sehingga pemilihan benang thread lift yang tepat dapat membantu mengurangi risiko benang terlihat atau teraba setelah tindakan.

Apakah semua benang PDO cocok untuk semua pasien?

Tidak. Benang PDO tersedia dalam berbagai ukuran dan desain. Pemilihannya harus disesuaikan dengan ketebalan kulit, kondisi jaringan, dan tujuan treatment.

Apa perbedaan Double Fix Pro PDO dan Double Fix Pro Fine PDO?

Double Fix Pro Fine PDO memiliki diameter benang yang lebih kecil sehingga lebih sesuai untuk pasien dengan kulit tipis atau jaringan yang lebih halus. Sementara Double Fix Pro PDO lebih ditujukan untuk pasien dengan ketebalan kulit normal hingga tebal yang membutuhkan dukungan jaringan lebih kuat.

dermatologist expert from spain

Upper Face: Most Requested Treatment Seminar – 12th I-SWAM 2021

Learning is a never-ending process. You would gain new knowledge and experience everywhere. Let’s learn new knowledge in the Aesthetic Medicine field with us in International SWAM.

Double Fix Pyramid thread is very honoured to announce that we will be part of the 12th International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (I-SWAM) 2021.

dermatologist expert from spain

Ever wonder about what is the most requested treatment?

At the 12th I-SWAM 2021, Dr Inigo de Felipe (@drdefelipe), a Dermatologist from Spain will talk about the most requested treatment in the beauty aesthetic world. Make sure you don’t miss the chance to gain new knowledge and connections from all around the world!

Date: 4 December 2021
Time: 11.00 – 11.30

Only on 12th International SWAM 2021


For further information please contact us:
PT. Pharmindo Rimpang Kokoh (+6231 848 1200)
or simply DM us!

We’d love to be of service to you!

www.pariko-ina.com
internationalswam.com

double fix pyramid thread at EaSWAM 2021

Double Fix-Pyramid at the 9th EeSWAM 2021

double fix pyramid thread at EaSWAM 2021
Double Fix Pyramid Thread at 9th EaSWAM 2021

We were very grateful to all doctors who have attended and contributed to the 9th EeSWAM 2021 at Shangri-La Hotel Surabaya.

It was an extraordinary moment for us to be a part of this event and together we’ll improve the quality of aesthetic medicine and device products in Indonesia.

Thank you for all the enthusiasm and appreciation for Double Fix Pyramid as the best solution for perfecting contours and creating a youthful look. We are looking forward to meeting with all of you at the next events and let us guide you in experiencing the newest generation of anchoring thread – the strongest thread made of 100% biodegradable materials with ultrasound technology.

Thank you also to our Double Fix Pyramid Chief of Global Advisory, Dr. dr. Teguh Tanuwidjaja, M. Biomed (AAM) as well for providing many insights about the latest technological developments and advances in thread lifting.

See you at the next event!

For more information:

@doublefix_pyramid
pariko-ina.com

ariana grander with her foxy eyes

Foxy Eyes: A New Beauty Brows Look

The beauty trend is always changing and currently ‘Foxy Eyes’ is gaining popularity!

Foxy eyes (or also can be called cat eyes) is a cosmetic procedure followed by many celebrities around the world. Foxy eyes give the appearance of a firmer and sharper facial appearance. With the shape of the tip of the eyebrows that are pulled out towards the temples, this beauty trend is highly demanded today. Currently, many procedures are available to achieve foxy eyes which allows anyone who isn’t a native owner of the foxy eyes to achieve the foxy one. Among them namely plastic surgery, facelift, botox, thread lift, and many more.

Foxy eyes can be divided into two types based on the height of the eyebrows. Let’s get a look at Bella Hadid and Ariana Grande pictures below.
the result of face lifting
Bella Hadid and Ariana Grande are not the ones who brought the trend of foxy eyes. And both Bella Hadid and Ariana Grande look stunning by the shape of their brows. Bella Hadid looks very gorgeous and fierce with high lift at the edges of the eyebrow while Ariana Grande chose to look cuter and give a sweet look with a slight eyebrow lift. Shaping the foxy eyes means choosing a thing based on our preferences. Not only Bella Hadid and Ariana Grande, but everyone does!
Ariana Grande after doing face lifting
If right now you want foxy eyes, thread lifting could be the best option for you. This procedure is known as a short cosmetic method that results in a long-lasting effect safely. And choosing the threaded product is a thing you need to be considered. Double Fix Pyramid is a thread made of a biodegradable and bioabsorbable material. With the ability to do the lift and rejuvenate the brow area, Double Fix can help you to achieve foxy eyes perfectly. If you could have a chance to do the foxy eyes procedure with thread lifting, which team are you? Are you Team Ariana or Team Bella?